This blog is made for uri lovely SS501 and for all Triple S who still love them as one.. ^^
Home
OPENING
Opening
Blog ini berisi konten-konten terlarang.. Hehehe. Bo'ong, diiiing.. Blog ini khusus buat para Triple S dan orang-orang yang dengan sukarela menghargai karya orang lain.. Dikhususkan buat para penggemar fanfiction yang gak suka bashing dan suka menghargai karya orang lain. If you don't like it, JUST LEAVE THIS PAGE!! We don't need bashing.. Kalau kritikan, fine.. Tapi bukan untuk dicaci maki dan dihina. Jadi, sekali lagi.. We need your supports. Dan yang terpenting dari segala yang terpenting adalah.. DILARANG MENGCOPY TANPA IJIN APALAGI MENGKLAIM DENGAN SENANG HATI KALAU INI ADALAH HASIL KARYANYA. Semua yang ada di sini ditulis oleh kami sendiri. Bukan saduran maupun plagiat dari mana-mana. Atas perhatiannya. Saya ucapkan terima kasih..
NOTE: Komen dan kritikan dan saran saaaaangaaat ditunggu.. ^^
Author
Senin, 06 Mei 2013
My Precious One ~Part 8_Last~
Sudah hampir dua minggu aku tak melihat Chara lagi, apakah dia baik-baik saja? Rumah ini menjadi begitu sunyi bagiku sekarang setelah dia kembali ke tengah keluarganya lagi. Aku tak bisa memikirkan hal lain kecuali rasa cemas yang semakin lama semakin menjadi tanpa bisa mengetahui bagaimana keadannya.
My Precious One ~Part 7~
“Shillang.” Panggilku pada Jung Min yang merenung di ruang kerjanya. Dia menengok kearahku dan tersenyum samar.
“Ne, yeobo.”
My Precious One ~Part 6~
Aku sedang menemani Ji Yeon tidur ketika seseorang mengetuk pintu kamar perlahan. Dengan agak berat hati, aku melepaskan jariku yang membelai rambut putriku yang sudah terlelap dan berjalan ke arah pintu. Wajah Bibi Gong yang terengah langsung terlihat ketika pintu terbuka.
Minggu, 05 Mei 2013
My Precious One ~Part 5~
Aku memandang Chara dengan seksama malam ini saat dia duduk di dalam mobil. Entah kenapa tapi aku seperti tak rela melepaskannya kembali ke keluarganya. Jauh di dalam hati aku tahu inilah yang harus aku lakukan. Aku harus mengembalikan Chara kepada kakaknya dan mengambil adikku kembali. Bagaimanapun juga, Hyung Jun lebih penting daripada Chara.
Sabtu, 04 Mei 2013
My Precious One ~Part 4~
“Hyung~~~~~~~~~~~~~~”
Aku berlari ke kamar Hyun Joong hyung yang ternyata sedang bersantai di balkon sambil membaca sesuatu di laptopnya. Hyung, seperti biasanya, tak menggubris kedatanganku.
“Hyung ah~!!” aku mendatanginya dan dia hanya melirik sebentar ke arahku lalu kembali fokus pada layar laptop lagi. “Kau sedang melihat apa sih? Video porno ya?”
“Jangan samakan aku denganmu.” Sahut Hyun Joong hyung santai, tanpa menoleh.
Selasa, 30 April 2013
My Precious One ~Part 3~
“Chara, apa yang kau lakukan? Kenapa masih diluar? Ini sudah sore.” Kataku sambil menghampiri yeoja yang sudah dua minggu ini tinggal disini. Sampai saat ini pun dia tetap tak pernah mengatakan apapun. Aku tahu dia tak bisu karena aku mendengarnya berteriak saat diserang Jacksal dan dia mendengar semua yang dikatakan padanya, tapi entah kenapa dia tak pernah sekalipun berbicara walaupun hanya satu kata.
Kamis, 25 April 2013
My Precious One ~Part 2~
Hyun Joong POV
Jacksal tak juga kembali dari mengambil freezbee yang aku lempar agak jauh ke balik pepohonan itu. Sudah hampir dua menit, apa dia tak bisa menemukannya? Sore yang tenang dengan udara yang hangat. Cocok sekali untukku bersantai dengan anjing kesayanganku itu, tapi kemana dia? Jacksal sangat pandai, mana mungkin tersesat?
“AAAAAAAAARGGHHH~~!!!”
Sebuah teriakan dan gonggongan anjing –dan aku yakin itu Jacksal- terdengar dari tempat yang agak jauh di balik pepohonan yang menutupi tempatku duduk di taman ini. Aku menoleh kaget, secara reflek menyambar tali kekang di sampingku dan langsung berlari ke arah suara tadi. Suara teriakan kesakitan dan gonggongan anjing masih terus terdengar dari sana.
Selasa, 23 April 2013
My Precious One ~Part 1~
Cast: All members of SS501
Genre: Romance, Tragedy, Crime
Author: Leader Va
Aku melepaskan ciumanku dari yeoja yang ada di hadapanku. Dari jarak sedekat ini, aku bisa melihat wajahnya yang memerah dengan sangat jelas, dengan mata yang masih tertutup. Aku menyunggingkan senyum terbaik yang bisa aku berikan untuknya saat dia perlahan membuka matanya dan menatap lurus ke mataku sambil tersipu. Aku meraih tangannya yang kini dihiasi cincin permata indah dan menuntunnya menuruni satu anak tangga dari altar tempat kami saling mengucapkan janji setia seumur hidup, merasakan tangannya yang masih dingin dan agak gemetar. Tepuk tangan meriah menyambut kami saat kami membungkuk memberikan hormat kepada semua undangan yang hadir dan duduk di dalam kapel. Aku kembali memandang yeoja yang kini telah resmi menjadi istriku dan tersenyum bahagia dan dia juga menatapku dengan tatapan bahagianya. Kehidupan baru telah dimulai sekarang setelah kami telah bersatu dalam ikatan pernikahan dan inilah yeoja yang aku pilih, Ashihara Ai.